Contoh Surat Perdamaian Kecelakaan Lalu Lintas Korban Meninggal Dunia Terbaru

Surat Perdamaian Kecelakaan Lalu Lintas

Semoga Berikut ini Anda bisa lansung Copypaste Contoh Surat Perdamaian Kecelakaan Lalu Lintas Korban Meninggal Dunia Semoga contoh surat ini dapat melengkapi administrasi Anda.

Contoh Surat Perdamaian Kecelakaan Lalu Lintas Korban Meninggal Dunia. Dalam suatu masalah yang seperti kejadian kecelakaan dijalan yang tidak kita sangka, maka di saat kedua belah pihak tidak ingin melanjutkan ke dalam pengadilan alias damai dan diselesaikan secara kekeluargaan, maka sebaiknya dibuat juga sebuah surat perjanjian damai agar tidak terjadi kesimpang siuran dan tuntutan dari salah satu pihak di waktu.
Silahkan dilihat contoh surat perjanjian damai berikut ini antara kedua belah pihak. semoga contoh surat Perdamaian ini dapat membantu anda dalam membuat surat yang baik dan benar dalam segi bahasa tulisan serta format.
Pada Kesempatan ini saya akan memberikan Contoh Surat Perjanjian Perdamaian Kecelakaan untuk memudahkan anda dalam proses administrasi.

Surat Perdamaian Kecelakaan Lalu Lintas Korban Meninggal

Surat Perdamaian Kecelakaan Lalu Lintas Korban Meninggal

 
 
Berikut ini anda bisa lansung copypaste Contoh Surat Perjanjian Perdamaian Kecelakaan Lalu lintas
SURAT PERDAMAIAN KECELAKAAN LALU LINTAS KORBAN MENINGGAL DUNIA
 
SURAT PERDAMAIAN
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : MUNANDAR
Umur :  24 Tahun
Pekerjaan : Dagang
Alamat : Jakarta Utara
Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama;
Nama : RAHMAN ( Ahli waris / Keluarga Korban )
Umur : 38 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jakarta Utara
Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua;
Sehubungan dengan telah terjadinya kecelakaan lalu lintas pada hari Sabtu tanggal 05 Oktober 2019 sekira pukul 19.20 WIB di Jalan Diponogoro antara Sepeda motor Scoopy warna hitam dengan plat Nomor xx123xx yang dikendarai oleh Munandar (Pihak Pertama) dengan mobil expender warna putih yang dikendarai oleh Arifin (Adik Kandung Pihak Kedua) yang menyebabkan adik dari Pihak Kedua mengalami luka-luka dan meninggal dunia pada tanggal 06 Oktober 2019;
Atas kejadian kecelakaan tersebut, kami kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan dengan tanpa paksaan dari pihak manapun yang isi perjanjian sebagai berikut:
1.   Pihak Pertama mengakui telah lalai dalam berkendara sehingga menyebabkan Pihak Kedua mengalami luka berat hingga meninggal dunia;
2.   Pihak Pertama bersedia membantu biaya  pengobatan dan perawatan selama korban di rawat di Rumah Sakit sebesar Rp1.240.000,- dan biaya pemakaman sebesar Rp. 1.000.000,-
3.   Surat Perdamaian ini kami buat dan kami tandatangani, sehingga kami kedua belah pihak tidak akan menuntut dan memperpanjangan masalah kecelakaan lalu lintas ini dikemudian hari baik secara pidana maupun perdata;
4.   Kedua belah pihak bersedia untuk dituntut secara hukum, jika kalau salah satu pihak tidak mematuhi isi perjanjian perdamaian ini;
Demikian Surat Perdamaian ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan dalam keadaan sadar serta tanpa paksaan dari pihak manapun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya;
 Suka Maju, 18 Oktober 2019
Pihak Pertama     
(TANDA TANGAN)
Materai 6000
Pihak Kedua
(TANDA TANGAN)
Saksi-saksi :
1. (Saksi Pihak Pertama)  TANDA TANGAN
2. (Saksi Pihak Kedua)  TANDA TANGAN
         
Mengetahui,
Kepala Desa
(TANDA TANGAN)
 
SURAT PERDAMAIAN (KORBAN LUKA-LUKA)
SURAT PERDAMAIAN
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : HENDRA SAPUTRA
Umur  : 37
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat  : Desa Suka Maju
Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama;
Nama : AZKAL
Umur : 21
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Desa Suka Maju
Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua;
Sehubungan dengan telah terjadinya kecelakaan lalu lintas pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2019 sekira pukul 09.25 WIB di Jalan Malaka antara Sepeda Motor Honda Vario 150 warna Putih dengan plat Nomor XX1234XX  yang dikendarai oleh Saudara Haryandi (Pihak Pertama) dengan Sepeda Motor Honda Beat warna Merah Hitam yang dikendarai oleh Kurniawan (Pihak Kedua) yang menyebabkan Pihak Kedua mengalami luka-luka dan mengalami kerusakan kendaraan;
Atas kejadian kecelakaan tersebut, kami kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan dengan tanpa paksaan dari pihak manapun yang isi perjanjian sebagai berikut:
1.Pihak Pertama mengakui telah lalai dalam berkendara sehingga menyebabkan Pihak Kedua mengalami luka-luka dan rusaknya kendaraan;
2.Pihak Pertama bersedia membantu biaya pengobatan Pihak Kedua sebesar Rp. 500.000,- dan Pihak Pertama juga bersedia memperbaiki kendaraan Pihak Kedua yang mengalami kerusakan hingga keadaan seperti semula;
3.Surat Perdamaian ini kami buat dan kami tandatangani, sehingga kami kedua belah pihak tidak akan menuntut dan memperpanjangan masalah kecelakaan lalu lintas ini dikemudian hari;
4.Kedua belah pihak bersedia untuk dituntut secara hukum, jika kalau salah satu pihak tidak mematuhi isi perjanjian perdamaian ini;
Demikian Surat Perdamaian ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan dalam keadaan sadar serta tanpa paksaan dari pihak manapun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya;
Suka Maju, 12 Oktober 2019
Pihak Pertama
TANDA TANGAN
Materai 6000
Pihak Kedua
TANDA TANGAN
Saksi-saksi :
1. ARDI (saksi Pihak Pertama)  (TANDA TANGAN)
2. MOLI (saksi Pihak Kedua) (TANDA TANGAN)
Mengetahui,
Kepala Desa
(TANDA TANGAN)
Penelusuran Terkait:
contoh surat perdamaian Asusila, 
contoh surat surat perdamaian kecelakaan, 
contoh surat perdamaian pelecehan seksual,
contoh surat Damai,
contoh surat kesepakatan damai,
surat damai pencurian, 
surat damai segketa tanah,
surat perdamaian perkelahian